Viu Shorts, Ciptakan Remaja Banyuwangi Cinta Videografi

0
32
Caption: Workshop Viu Shorts! 2019 di Studio Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banyuwangi.

BANYUWANGI (kabarbanyuwangi.co.id) – Penyedia layanan Video on Demand Viu, menggelar festival Viu Short tahun 2019. Festival bertujuan untuk memberi kesempatan kepada remaja pecinta videografi di Banyuwangi untuk mempromosikan wisata dan budaya daerah melalui festival film pendek, Senin (4/2/2019).

Mengambil tema “Urband Legend”, festival ini akan dikelola oleh tim profesional dari Viu dan MAV Production Asia, termasuk sutradara film, editor film, dan penulis naskah. Mereka akan bertindak sebagai mentor yang membimbing siswa di setiap kota untuk mengadaptasi cerita-cerita lokal dan mengubahnya menjadi produksi sinematik yang secara potensial nantinya dapat ditayangkan di Viu dan bisa ditonton oleh penonton di 16 negara.

Tema tersebut dipilih karena Indonesia merupakan negara dengan peradaban kebudayaan terbesar di dunia, tentunya dari masing-masing daerah menyimpan banyak cerita lokal yang sudah melegenda. Apabila hal tersebut dikemas apik dalam bentuk film atau serial maka akan memiliki daya tarik dan nilai jual sekelas internasional.

Hadir Myra Suraryo selaku Senior Vice President Marketing Viu, memaparkan bahwa peran visual terhadap pengenalan suatu tampat sangatlah tinggi. Melalui film lokakarya, dunia bisa melihat potensi yang ada di suatu tempat, tentunya dengan kemasan Internasional.

“Bahkan, sebuah roti jika dikemas dengan bentuk film, mampu memikat jutaan mata yang melihat. Memasukan unsur dialektika, unsur budaya dan asal usul roti tersebut jika memang ada,” katanya.

Hal yang menjadi kendala di lapangan, lanjut Myra, adalah pemikiran yang tidak luas, remaja cenderung berfikir defensive, belum bisa melihat sebuah peluang dan tidak bisa melihat dari sudut pandang orang lain.

Dengan adanya Viu Short! ini, mereka akan diarahkan dan dibina agar mampu berfikir realistis, mampu mengemas hal yang biasa menjadi luar biasa, mampu mengemas hal yang luar biasa menjadi lebih mempunyai nilai jual tinggi.

Film-film hasil lokakarya akan ditayangkan di platform Viu, sekaligus dievaluasi dan dinilai oleh tim juri. Juara festival ini akan diumumkan pada Mei 2019. Para pemenang akan mendapatkan beasiswa pendidikan S1 Sinematografi di Institut Kesenian Jakarta.

Selain itu, pemenang Viu Short! 2019 juga berkesempatan bekerja secara profesional sebagai Asisten Executive Producers Viu Originals di Viu Indonesia.

Selain di Banyuwangi, rangkaian kegiatan Viu Short! 2019 juga diselenggarakan di 16 kota lainnya di Indonesia selama 3 minggu di setiap kota. Dalam pembuatan film pendek, peserta akan difasilitasi peralatan shooting film sesuai standar oleh Viu, online editing akan dilakukan oleh tim profesional di Jakarta. (Eko Prastyo)