Tiga Pelaku Judi Togel Online Beromset Ratusan Juta Diamankan

0
15
Caption : Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji Prathista Wijata menunjukkan bukti uang yang disita dari bandar judi.

BANYUWANGI (kabarbanyuwangi.co.id) – Aparat Kepolisian mengungkap perjudian online dengan omset ratusan juta perhari. Dalam pengungkapan kasus ini, Polisi mengamankan tiga orang tersangka. Mereka adalah Sunardi, Eko Waluyo dan Atim Widodo. Ketiganya merupakan warga Dusun Krajan, Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Dari tangan mereka Polisi menyita uang tunai Rp 640.900.000.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista Wijaya menyatakan, ketiga orang ini ditangkap di rumahnya Atim Widodo yang merupakan bandar kasus perjudian ini. Dua nama lainnya merupakan operator yang membantu Atim Widodo. Saat ditangkap mereka sedang melaksanakan perjudian jenis togel secara online.

Polisi yang kerap disapa Panji ini menyatakan, dari penangkapan ketiga tersangka disita sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah 5 unit laptop, 6 modem, 2 wifi, 7 unit HP berbagai merek, 7 Atm berbagai bank, 11 buku tabungan berbagai bank dan barang bukti lainnya.

“Barang bukti uang Rp 640.900.000., kami amankan dari rekening atas nama yang bersangkutan (Atim Widodo),” jelasnya, Jumat (8/3/2019).

Panji mengatakan, saat penggerebekan tidak ditemukan barang bukti uang. Namun dari hasil pengembangan penyidikan diketahui uang tersebut berada di rekening Atim Wahyudi. Diduga kuat uang tersebut merupakan hasil kegiatan perjudian tersebut.

Modus yang dilakukan jaringan perjudian Atim Widodo ini, lanjutnya, anak buah tersangka yang berada di luar pulau jawa mengirimkan tombokan togel kepada para operator. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang sudah terpasang pada laptop pelaku.

Para tersangka, lanjut Panji, dalam pemeriksaan mengaku sudah beraksi selama kurang lebih 5 tahun. Jaringan mereka sudah tersebar hingga ke sejumlah pulau di luar Jawa. Polisi enggan menyebut nama pulau yang dimaksud karena kasus ini masih dalam pengembangan.

“Kami masih melakukan analisia untuk perkembangan tersangka lainnya,” ujarnya. (bw1)