SMA Taruna Bhayangkara Genteng Banyuwangi Menerima 200 Siswa Per Angkatan

0
97
Foto bersama usai penandatanganan kesepakatan antara Gubernur Jawa Timur dan Kepolisian Negara RI tentang peningkatan kealitas SDM bidang pendidikan, Jumat (22/3) di Gedung negara Grahadi, Surabaya.

SURABAYA (kabarbanyuwangi.co.id) – Usai dikonversikannya SMA Negeri 2 Genteng Banyuwangi menjadi SMA Taruna Bhayangkara, kini mulai disiapkan konsep untuk penerimaan siswa atau taruna baru. Rencananya, sekolah di wilayah Selatan Banyuwangi itu siap menerima 200 siswa baru setiap angkatan atau setiap tahunnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Saiful Rachman, menjelaskan penerimaan siswa baru akan dimulai pada ajaran 2019 dengan kapasitas 200 siswa baru. Dari kuota siswa per angkatan itu, pihaknya menentukan kuota siswa dari luar Jatim sebanyak 20 persen atau maksimal 40 siswa.

“Animo sekolah taruna kami sebelumnya sangat besar. Makanya kami meningkatkan kuota luar Jatim karena SMA Taruna sasarannya nasional,” ujarnya.

Dengan standar boarding school atau sekolah berasrama, ia yakin SDM lulusan sekolah taruna akan memiliki kualitas yang baik. Bahkan, lanjut dia, memiliki peluang masuk sekolah taruna atau Akpol (Akademi Kepolisian) yang lebih besar.

Dikonversikannya SMA Negeri 2 Genteng menjadi SMA Taruna Bhayangkara karena dinilai paling siap. Dari segi lahan, terdapat seluas 10 hektare. Bahkan, kata Saiful, saat ini sedang proses menyiapkan asrama.

“Pertimbangannya kenapa SMAN 2 Genteng yang dipilih jadi SMA Taruna Bhayangkara. Pertama karena lahannya luas ada 10 hektare. Kedua suasana di sana tenang, sehingga bagus untuk proses belajar mengajar dengan konsep boarding school,” ujarnya.

Sedangkan untuk konsep kurikulum, pihaknya akan mulai menyiapkan. “Kami masih siapkan pembekalan, seragam sampai gurunya, termasuk yang saat ini sudah menjadi siswa SMAN 2 Genteng,” ungkapnya.

Saat ini Jatim telah memiliki SMAN Nala di Malang yang dikerjasamakan dengan TNI AL yang peresmiannya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Juni tahun lalu. Ada pula SMAN Angkasa di Madiun yang dikerjasamakan dengan TNI Audan sudah diresmikan Gubernur Soekarwo pada Desember 2018.

Rencananya selain pembukaan SMA Taruna Bhayangkara, pada tahun 2019 ini juga akan dibuka lagi SMA Brawijaya di Kediri yang dikerjasamakan dengan TNI AD.

(afr/s/eko)