Sasar Kalangan Muda, AirAsia Terbang Banyuwangi-Kuala Lumpur

0
22
Caption : Direktur Komersial PT Indonesia AirAsia Redhouse, Rifai Taberi bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

BANYUWANGI (kabarbanyuwangi.co.id) – Maskapai AirAsia berencana membuka penerbangan langsung Kuala Lumpur-Banyuwangi dengan fokus membidik pasar anak muda penggemar wisata petualangan.

Direktur Komersial PT Indonesia AirAsia Redhouse, Rifai Taberi mengatakan, para eksekutif AirAsia telah mengunjungi Banyuwangi beberapa waktu lalu.

“Sekarang kami berkunjung kembali untuk memantapkan perencanaan rute tersebut. Semua aspek sedang diproses,” kata Rifai Taberi usai bertemu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Jumat (16/11/2018).

Rifai mengatakan, AirAsia merupakan maskapai yang pelanggannya mayoritas anak muda. AirAsia termasuk 10 maskapai berbiaya hemat terbaik di dunia oleh Skytrax.

“Dengan rute dari dan ke Kuala Lumpur, Banyuwangi akan terhubung dengan 130 destinasi di berbagai dunia yang telah ada sebelumnya,” kata Rifai.

Rifai mengatakan, banyak yang bisa dikembangkan di Banyuwangi. Banyak tempat-tempat yang bisa menjadi daya tarik wisatawan anak muda.

“Kawah Ijen merupakan destinasi favorit di Banyuwangi dengan fenomena api biru (blue flame) yang sangat mendunia. Banyak wisatawan yang ingin datang ke sana. Ini wisata petualangan yang diminati anak muda,” kata Rifai.

Menurut Rifai, karakteristik wisatawan muda adalah menyukai wisata petualangan dan kuliner. Dua hal itu bisa ditemui di Banyuwangi.

Rifai mengatakan, rute penerbangan Banyuwangi-Kuala Lumpur dijadwalkan beroperasi pada kuartal II tahun depan. Ini karena, promosi penerbangan internasional berbeda dengan domestik.

“Kalau domestik, jualannya cukup satu bulan. Tapi kalau internasional, minimal membutuhkan waktu tiga bulan,” tambahnya.

Bupati Azwar Anas menyambut baik rencana AirAsia untuk membuka rute internasional dari Kuala Lumpur. Anas menyebut prospek wisatawan dari Malaysia cukup cerah.

“Tahun lalu ada 165.00 orang Malaysia pelesir ke Bali. Nah ini kita manfaatkan. Ke Banyuwangi dululah sebelum ke Bali. Belum lagi potensi banyaknya turis dari berbagai negara yang ke Malaysia dulu sebelum ke Indonesia karena salah satu hub terbesar AirAsia ada di Malaysia,” papar Anas.

“Kami menyambut baik rencana rute ini, karena bisa mengoneksikan Banyuwangi dengan berbagai destinasi dunia. Dengan demikian semakin banyak orang yang datang ke Banyuwangi,” imbuh Anas.

Anas mengatakan, penumpang AirAsia mayoritas anak muda. Karena itu, Banyuwangi akan lebih banyak mengembangkan lagi destinasi-destinasi yang menjadi favorit anak muda, agar mereka mau berlama-lama di Banyuwangi.

AirAsia juga menjadi pengungkit bagi pariwisata Banyuwangi. “Maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) ini jadi pengungkit pariwisata. Di mana-mana rumusnya seperti itu. Jepang misalnya, pariwisatanya tumbuh signifikan dimulai dari setelah bikin terminal khusus LCC,” ujarnya.

“Kita terus berbenah. Apalagi, infrastruktur Bandara Banyuwangi telah dibenahi dan memenuhi standar bandara internasional,” kata Anas.

Reporter: C1/KB Banyuwangi
Editor/Publisher: Eko Prastyo