Resmikan Roemah Djoeang, Sandiaga Uno Ingatkan Relawan

0
43
Caption: Sandiaga Uno bersama Sumail Abdullah membakar semangat para relawan di Roemah Djoeang.
BANYUWANGI  (kabarbanyuwangi.co.id) – Syair lagu kendang kempul berjudul Kanggo Riko yang nge-hits ditembangkan oleh Demi dirubah menjadi tema perjuangan pembakar semangat relawan capres nomer urut 2 yang memadati Roemah Djoeang Prabowo – Sandi di Jalan Brawijaya Banyuwangi. Dendangan lagu itupun membahana meskipun hanya dinyanyikan oleh perwakilan warga.

Para relawan yang berkumpul di Roemah Djoeang, Selasa (27/11/2018) sore, memenuhi kursi yang  ditata secara khusus. Mereka terdiri dari para pengusaha muda Banyuwangi, emak – emak, sahabat Sumail, kalangan milenial, serta masih banyak lagi. Elekton menjadi hiburan satu – satunya untuk mengusir panas serta jenuh menunggu kehadiran cawapres Sandiaga Solahudin Uno.

Pukul 13.40 WIB, Sandi yang didampingi Sumail Abdullah tiba di Roemah Djoeang usai menggelar acara dengan para nelayan dan warga Kampung Arab di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi. Kedatangan cawapres dan caleg DPRRI dari Partai Gerindra ini disambut kerumunan para relawan.

Padatnya warga dan relawan sempat menahan Sandi turun dari mobil. Setelah sempat berdiskusi sebentar dengan sahabat Sumail, akhirnya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu keluar dari kendaraan. Bukannya memberi jalan, massa justru merangsek dan mengajaknya selfie.

Permintaan itu tak ditolak oleh Sandi. Cawapres yang diusung Partai Gerindra tersebut terus melayani ajakan foto bareng warga dan relawan walaupun udara terasa panas. Ajakan terus mengalir dan tiada henti. Sandi pun terdiam seraya tersenyum. Sampai akhirnya Sumail Abdullah mengangkat gagang pengeras suara untuk memulai pidato penyambutan.

Anggota Komisi XI yang kembali maju sebagai caleg DPRRI dari daerah pemilihan Tapal Kuda mengingatkan para relawan dan simpatisannya agar tetap menjaga semangat perjuangan. Semangat harus terus membara sampai coblosan 17 April 2019. Dia berharap Prabowo – Sandi berhasil memimpin negeri ke depan.

“Allohu Akbar! Allohu Akbar! Kepada keluarga dan handaitaulan kita yang sulit mendapatkan duit, Prabowo – Sandi adalah harapan,” serunya.

Roemah Djoeang sudah membuktikan rakyat tidak bisa dibeli. Itu sudah terbukti ketika era Pilkada DKI Jakarta. Ungkapan itu disuarakan oleh Sandiaga Uno mengawali pidato politiknya di hadapan para relawan Prabowo – Sandi.

“Datang kesini dibayar nggak? Kalian tidak dibayar karena dimulyakan,” katanya.

Masalah ekonomi yang sulit dan susahnya pekerjaan dijadikan bahan pembakar semangat oleh Sandi. Dia menjanjikan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya jika dalam Pilpres 2019 terpilih.

“Insya Alloh dibawah Prabowo Sandi ekonomi akan berubah,” janjinya.

Selain menemui para relawan, Sandi yang datang ke Banyuwangi dalam rangka meresmikan  Roemah Djoeang pemenangan Prabowo – Sandi. Bersama  Sumail Abdullah, Sandi diberi kehormatan untuk memotong pita bersama sebagai wujud Roemah Djoeang telah difungsikan.

Reporter : C1/KB Banyuwangi
Editor/Publisher : Eko Prastyo