Pohon Miring Berpotensi Tumbang Ini Bikin Takut Warga Krajan Blambangan

0
24

MUNCAR (kabarbanyuwangi.co.id) – Warga seputaran jalan raya Blambangan Dusun Krajan RT 02 RW 04 Desa Blambangan Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi merasa was-was dan resah. Pasalnya didekat rumah mereka, ada pohon mahuni yang tinggi diperkirakan sudah berusia puluhan tahun namun dalam kondisi doyong (miring) ke jalan mengarah ke rumah tempat tinggal mereka.

Sebagaimana disampaikan salah satu warga setempat bernama Indah Purwaningrum (39), dia beserta keluarganya sering was-was dan merasa takut jika di musim hujan disertai angin kencang. Karena pohon tinggi yang berada tepat didepan rumah dan tokonya ‘Indah Mart’ tersebut posisinya doyong (miring) seolah-olah hendak roboh dan menimpa tempat tinggalnya.

“Takut lah mas, karena belakangan ini di wilayah Muncar sini sering terjadi bencana alam. Mulai dari meluapnya air sungai dari Wagut, Blambangan hingga Kedungrejo Muncar banyak korban berjatuhan,” tutur wanita istri pengusaha ikan Sistim Indra Setyawan (42) ini.

Kata Indah, dirinya sudah melapor kepada perangkat desa setempat melalui Ketua RT dimana dirinya beserta keluarganya tinggal. Tetapi hingga kini belum ada tindak lanjut terkait pohon mahuni yang miring dan berpotensi ambruk serta tumbang menimpa tempat tinggal dan toko tempat usahanya.

“Belakangan ini cuacanya sangat tidak bersahabat, musim penghujan disertai angin kencang. Saya berharap sebagai masyarakat kecil kami sekeluarga juga mendapat hak perlindungan dan keamanan,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (20/1/19).

Camat Muncar Lukman Hakim yang dihubungi media ini atas keluhan dan kekhawatiran warganya terkait pohon mahuni yang miring ke jalan dan berpotensi ambruk menimpa rumah tinggal tersebut, mengaku akan segera menindaklanjuti dan akan memerintahkan Kepala Seksi Ketrentaman dan Ketertiban (Kasi Trantib) untuk turun croscek di lapangan.

“Kalau memang pohon itu berpotensi ambruk dan bisa menimpa rumah warga, akan kita minta kepada dinas terkait yang berkompeten supaya segera melakukan penanganan. Kalau memang solusinya harus dipotong, kenapa tidak. Yang penting semuanya bisa aman,” jawab Camat Lukman melalui sambungan seluler, Minggu (20/1/19) sore.

Diketahui, sebelumnya wilayah Desa Kedungrejo Muncar puluhan rumah warga terkena amuk air yang meluap akibat banjir. Sehingga puluhan rumah warga menjadi sasaran dan mengalami kerusakan. Bahkan banyak warga yang dievakuasi akibat luapan banjir bandang tersebut. (bw1)

Caption : Pohon mahuni yang tampak miring ke arah jalan raya yang berpotensi tumbang menimpa rumah warga di Desa Blambangan Kecamatan Muncar dan Camat Muncar Lukman Hadi