Massa Capres Prabowo-Sandi di ‘Pisuhi’ Saat Kampanye di Siliragung

0
42

BANYUWANGI (kabarbanyuwangi.co.id) – Video dugaan aksi provokasi dua pemuda terhadap massa kampanye Capres Prabowo di Banyuwangi, beredar luas di media sosial. Sontak, netizen Bumi Blambangan pun heboh.

Rekaman video tersebut disinyalir terjadi diwilayah Kecamatan Siliragung, saat jadual kampanye Capres Prabowo dilapangan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jumat (12/4/19) kemarin.

Dalam video, tampak dua pemuda yang belum diketahui identitasnya tersebut mengenakan kaos merah dan hitam. Terdengar pemuda kaos merah meneriaki iring-iringan massa kampanye dengan makian terhadap Capres Prabowo.

“Prabowo jancuk !,” begitu teriakan pemuda kaos merah dalam video tersebut.

Sedang pemuda berkaos hitam, tampak marah sambil mengarahkan pentungan pada kendaraan massa kampanye Capres nomor urut 02.

Terdengar suara wanita histeris, meneriaki pemuda pembawa pentungan. Tak lama kemudian tampak pria paruh baya meminta pentungan dari pemuda berkaos hitam itu.

Tim Kemenangan Daerah (TKD) Capres Cawapres, Prabowo-Sandi di Banyuwangi membenarkan adanya kejadian seperti yang beredar dalam video.

“Identitas dua pemuda tersebut masih kita telusuri,” ucap Ketua Tim Advokasi TKD Prabowo-Sandi Banyuwangi, Agus Dwi Hariyanto SH, Sabtu (13/4/19).

Aksi kedua pemuda itu, lanjutnya, terjadi saat massa hendak menuju lokasi kampanye Capres Prabowo, dilapangan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Jumat kemarin, sekitar pukul 08.30 WIB.

“Sebagai langkah memberikan pendewasaan dan pembelajaran politik, hasil penelusuran ini nanti akan kita teruskan ke langkah hukum,” tegas Hari, sapaan akrab Agus Dwi Hariyanto.

Sementara itu, Ketua TKD Capres nomor urut 01, H Naufal Badri, mengajak seluruh pendukung dan simpatisan duet Prabowo-Sandi untuk selalu berlapang dada. Tetap bersikap santun kendati mendapatkan perlakuan apa pun.

Terkait rencana menempuh jalur hukum atas perbuatan dua pemuda dalam video, Naufal tidak menampik.

“Tapi masih wacana,” lontarnya, Sabtu (13/4/19). (Apong/Juma’at)

Caption : Dua pemuda berkaos merah dan hitam yang diduga melakukan provokasi, hingga kini belum diketahui indentitasnya