Jelang Natal dan Tahun Baru, PT ASDP Ketapang Pasang Lampu Tambahan

0
13
Caption: Inilah tiang lampu penerangan berkapasitas 2.500 watt yang sedang digarap di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

KALIPURO (kabarbanyuwangi.co.id) – Jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019 PT ASDP Ketapang – Gilimanuk mulai berbenah. Salah satunya pemasangan lampu penerangan berkapasitas 2.500 watt.

“Sebelum 18 Desember 2018 sarana itu sudah berfungsi. Karena saat itu sudah memasuki liburan Nataru. Lampu ini mampu menerangi area parkir dan seluruh pelabuhan,” tukas Master Mariner.

Pembenahan lain adalah soal tiket. Kini semua pejalan kaki dan roda dua telah seratus persen menggunakan uang elektronik untuk mengakses tiket menuju Pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk.

“Roda empat sudah menggunakan model yang sama namun sifatnya belum wajib. Batas terakhir Maret 2019. Sekarang pemakainya baru sepuluh persen,” terang Solikin.

Armada kapal yang beroperasi di Selat Bali sebanyak 57 unit. Dari jumlah itu yang beroperasi 32 kapal. Sedangkan sisanya menjalani perawatan serta masuk kategori dicadangkan.

“Pemerintah hanya punya dua kapal, yakni KMP Prathita dan Mutis. Sisanya milik swasta yang dioperasikan oleh 22 operator atau perusahaan,” sambung pria yang akrab disapa Capsol (Captain Solikin).

PT ASDP Ketapang bahkan telah memberlakukan pelayanan tiket satu pintu. Jika dulu truk logistik dapat mengakses tiket di Pelabuhan LCM, kini tak dapat lagi. Seluruh pejalan kaki, kendaraan muatan barang maupun orang wajib masuk melalui Pelabuhan ASDP.

“Ini dalam rangka memudahkan sterilisasi. Karena pengawasan di Pelabuhan LCM cukup rumit. Dalam kondisi darurat (terjadi antrian penumpang) loket LCM kita buka lagi. Sekarang di sana digunakan sebagai pintu keluar,” jelasnya.

Reporter: C1/KB Banyuwangi
Editor/Publisher: Eko Prastyo