Jagung Langka dan Mahal, Peternak Ayam di Blitar beramai – ramai Unjuk Rasa

0
20

BLITAR (kabarbanyuwangi.co.id) – Ribuan penguaaha peternak ayam yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar pada Senin (15/10/2018) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar (Pemkab) Blitar.

Demo yang dilakukam oleh para penguasa ha peternakan disebabkan karena kesulitan untuk mendapat komoditi jagung yang merupakan pakan utama untuk ayam.

“Saat ini harga jagung mahal sekitar lima ribu hingga lima ribu lima ratus perkilonya. Itupun kalau ada atau bisa dibilang juga langka,” ungkap Ketua PPRN Blitar, Sukarman.

Sukarman beserta para peternak mendesak pemerintah bisa menstabillan harga jagung. Seperti Permendag no 58 tahun 2018 di sana harga jagung normal dari petani Rp 2500 perkilo dan bagi konsumen Rp 4000 perkilo.

“Kalau harga tidak turun bisa diperkirakan dua minggu lagi kita akan bangkrut,” ujarnya.

Sementara itu pihak Pemkab Blitar menerima perwakilan peternak masuk ke dalam kantor untuk diskusi. Dan Pemkab Blitar akan memecahkan masalah pemenuhan komoditi jagung bersama pemerintah pusat.

Dijelaskan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Blitar, Dicky Cobandono, “Kita terima kasih sudah diberitahu oleh peternak tentang keluhan mereka. Selanjutnya kita meneruskan keluh kesah peternak ke pemerintah pusat,” tegasnya

Reporter : Dwi Hariyadi
Editor/Publisher : Eko Prastyo