Geger Temuan Bayi Cantik Di Pos Kamling Dusun Kendal Sragi

0
45
Caption : Kondisi bayi perempuan yang dibuang orang tuanya.

SONGGON (kabarbanyuwangi.co.id) – Temuan bayi perempuan di sebuah pos kamling gegerkan warga Dusun Kendal, Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (2/4/2019). Bayi tersebut diyakini sengaja dibuang oleh orang tuanya.

Beruntung saat ditemukan bayi itu masih dalam keadaan hidup. Bayi berparas cantik itu kini dalam perawatan petugas Puskesmas Songgon .

Bayi malang itu pertama diketahui seorang warga yang sedang berjalan di jalan depan pos kamling tersebut sekitar pukul 02.30 WIB. Saat melintas, warga itu mendengar suara tangisan bayi. Setelah dicek di pos kamling itu terdapat kardus yang berisi bayi.

“Warga yang melihat segera datang ke rumah untuk membangunkan saya,” kata Paidi, Kepala Dusun Kendal.

Caption : Kapolsek Songgon AKP Bakin melihat bayi yang ditemukan warga, Selasa (2/4/2019) dini hari tadi.

Bersama warganya, Kadus Paidi kemudian memberanikan diri untuk membuka kardus tersebut. Ternyata benar, di dalam kardus itu ada bayi yang sedang menangis. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Dia pun segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Bayi malang itu segera dibawa ke Puskesmas Songgon untuk mendapatkan perawatan.

Dikatakan Paidi, saat ditemukan, bayi itu dibalut dengan kain berwarna hitam. Di tubuh bayi dan kain yang membalutnya terdapat banyak bercak darah. Untuk tali pusar, kata Paidi, sudah dipotong.

“Melihat kondisinya kemungkinan bayi itu baru dilahirkan beberapa jam sebelum dibuang,” ungkapnya.

Paidi meyakini pembuang bayi itu bukanlah warga setempat. Sebab, pihaknya bersama warga sudah mengecek perempuan yang sedang hamil di wilayahnya. Seluruhnya masih belum ada yang melahirkan.

“Kemungkinan besar orang yang membuang bayi ini berasal dari wilayah lain yang sengaja datang ke wilayah ini untuk membuang bayinya,” ucapnya.

Senada dengan Paidi, Kapolsek Songgon AKP Bakin menyatakan, besar kemungkinan pelaku pembuang bayi berasal dari luar wilayah itu. Sebab, lokasi tempat bayi dibuang merupakan jalan poros desa yang bisa dilalui oleh siapa pun. Melihat kondisi bayi dan tali pusarnya, Bakin menduga proses persalinan bayi itu dibantu orang yang sudah ahli.

Kendati demikian, Bakin mengaku tetap akan melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut. Dia sudah berkoordinasi dengan sejumlah bidan dan posyandu untuk pendataan perempuan yang sedang hamil.

“Sedang kami lakukan upaya untuk mengetahui siapa yang membuang bayi tersebut,” ujarnya.

Bayi yang ditemukan, menurut Bakin, saat ini masih dititipkan di Puskesmas Songgon. Rencananya, bayi itu akan diserahkan ke pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

“Kami sedang membuat berita acara penyerahan bayi tersebut,” terangnya. (Along/Juma’at)