BSN dan Pemerintah Provinsi Jatim akan Gelar Pameran Indonesia Quality Expo

0
47

SURABAYA (kabarbanyuwangi.co.id) – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional tahun 2018, Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Pemerintah Provinsi Jatim akan menyelenggarakan kegiatan nasional Pameran Indonesia Quality Expo (IQE) ke-6 pada tanggal 25-28 Oktober 2018 di Grand City Convex, Surabaya.

Pameran yang akan diikuti oleh lebih dari 50 instansi yang akan mengisi 170 booth di Ballroom Grand City Convex ini, akan menampilkan produk unggulan ber-Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar Internasional, serta informasi mengenai penilaian kesesuaian (lembaga sertifikasi, laboratorium, dan Iembaga inspeksi).

Kepala Biro Hukum, Organisasi, dan Humas BSN, Iryana Margahayu mengatakan, pameran IQE akan didukung oleh berbagai pemangku kepentingan baik dari perusahaan, Iembaga penilaian kesesuaian, pemerintah pusat dan daerah, serta perguruan tinggi.

“UKM-UKM unggulan yang sudah meraih SNI juga akan tampil dalam pameran IQE kali ini. Dan ini harus bisa menjadi kesempatan bagi masyarakat sebagai ajang bertukar informasi, edukasi, serta transaksi,” ujarnya kepada awak media di Grand City Surabaya, Selasa (23/10/2018).

Beberapa perusahaan besar penerap SNI yang bisa menjadi role model, masih menurut Iryana, diantaranya adalah PT. Petrokimia Gresik, PT. Pupuk KALTIM, PT. Pertamina Lubricants, PT. Siemens Indonesia, PT. Semen Indonesia, PT. Insera Sena (Polygon), serta PT. Kencana Gemilang (MIYAKO) turut ambil bagian dalam Pameran IQE.

“Sementara beberapa produk unggulan yang ditampilkan diantaranya Pupuk, Pelumas, Alat Elektronik Rumah Tangga, Mainan Anak, Batik, Kain Tenun, Tekstil, Produk Makanan Olahan Ikan, dan sebagainya,” kata wanita yang akrab dipanggil Irna ini.

Sementara Direktur Utama PT Fery Agung Corindotama (FERACO), Ruslim menambahkan, khusus Provinsi Jawa Timur, akan dibuat pavilion khusus sebanyak kurang lebih 100 booth yang akan menampilkan UKM-UKM Binaan yang sudah meraih SNI.

“Masyarakat juga bisa mendapatkan berbagai produk unggulan Jatim dan bisa menanyakan pengalaman UKM dalam meraih SNI. Sementara di booth BSN sendiri, akan mengadakan konsultasi SNI Gratis yang bisa mendukung informasi yang ada dalam pameran IQE,” tambah Ruslim.

Jatim dianggap layak sebagai tuan rumah pameran IQE dan kegiatan Bulan Mutu Nasional tahun 2018, karena potensi Jatim sangat luar biasa sehingga cocok berkolaborasi dengan BSN mempromosikan produk unggulan ber-SNI.

Irna juga menambahkan, sebanyak 397 perusahaan di Jatim, bersertifikat SNI Produk. Kalau ditambah dengan perusahaan yang meraih SNI Sistem Manajemen Mutu, bisa mencapai ribuan. Sedangkan total perusahaan besar dan menengah di provinsi itu sebanyak 6 ribuan.

“Jadi kalau ditambah dengan UKM, tentunya angkanya jauh lebih besar dari angka tesebut,” ujar Irna.

Perkembangan LPK di Jatim, masih menurut Irna, juga cukup signifikan angkanya. Total sebanyak 243 LPK yang terdiri dari Lembaga Sertifikasi, Laboratorium, dan Lembaga Inspeksi terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Ketersediaan LPK sebanyak ini tentunya bisa mendukung SNI di provinsi tersebut.

”Komitmen Jatim dalam menerapkan SNI cukup luar biasa sehingga BSN memberikan penghargaan Tokoh Standardisasi kepada Gubernur Jatim Soekarwo pada tahun 2014 lalu,” lanjutnya.

Karena itu pula, Irna berharap, momentum dan kesempatan terbaik dengan mengunjungi pameran IQE ke-6 di Surabaya ini, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat baik di Surabaya maupun di luar kota Surabaya. (*)

Reporter: KB Surabaya
Editor/Publisher: Eko Prastyo