Begini Langkah Kades Gintangan Menangani Warganya Yang Menderita Kanker Ganas

0
45

BLIMBINGSARI (kabarbanyuwangi.co.id) – Supiyah (42), warga RT 2 RW 2 Dusun Gumukagung Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi, yang sudah beberapa tahun lamanya menderita sakit kanker ganas rahang mulut dan gondok akhirnya mendapat perhatian Kades Rusdiana. Bahkan kades wanita pertama di Desa Gintangan ini pun langsung memintakan bantuan ke Baznas Kabupaten mengingat kondisi ekonomi warganya yang tidak mampu tersebut.

Pantauan media ini, Jumat (10/5/19), kondisi istri Musain (41), seorang penderes legen (bahan baku gula merah), memang betul betul memprihatinkan. Bahkan sambil menangis dia menuturkan, dirinya ingin sembuh seperti sediakala. Dulu, diawal saat terasa sakit hendak berobat dirinya tidak punya biaya. Kala itu satu satunya harapan dia adalah supaya dapat arisan untuk biaya berobat.

“Alhamdulillah atas doa teman teman sesama wali murid TK, akhirnya saya dapat arisan Rp 800 ribu. Tetapi uang segitu langsung habis, tidak cukup untuk wira wiri. Bahkan saya sampai tidak bisa berjalan hingga kini sudah ada 2 tahun lamanya. Namun biarpun kondisi sakit seperti ini, saya tetap kerja memasak legen untuk dijadikan gula merah,” paparnya.

Dikatakan ibu 3 anak ini, sakit yang dideritanya sudah diobatkan di RSUD Blambangan Banyuwangi. Namun oleh dokter setempat, ia diberi rujukan ke RS dr. Soetomo Surabaya, bahkan sudah sebanyak 2 kali rujukan tersebut tetapi dirinya tidak berangkat karena tidak punya biaya.

“Rujukan yang ketiga kalinya ini mau diurus lagi, entah nanti bagaimana kelanjutannya saya tidak tahu Pak,” ungkapnya kepada media ini.

Kepala Desa Gintangan Rusdiana, yang ditemui media ini di kantornya, Jumat (10/5/19), terkait rujukan warganya yang sakit dan tidak mampu tersebut menyatakan masih belum dimintakan. Menurut Rusdiana, sebelumnya pihaknya sudah menguruskan rujukan, namun warganya yang sakit tersebut tidak mau melanjutkan pengobatannya.

“Untuk saat ini Puskesmas Desa Badean masih mengurus rujukannya lagi. Bahkan sebulan lalu, saya sudah mengajukan bantuan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten mengingat warga kita benar benar tidak mampu,” terangnya.

Malahan, lanjut Rusdiana, untuk melengkapi persyaratan rujukan, administrasi mulai dari desa dan puskesmas serta ke Baznas sudah dia cukupi serta dia ajukan. Semua yang dilakukan tersrbut, sebagai upaya untuk membantu warganya yang tidak mampu.

“Supaya warga kita yang sakit ini cepat bisa di operasi. Di Surabaya nanti ada rumah singgah, tetapi untuk keperluan biaya hidup dan biaya transportasi harapannya ya bantuan dari Baznas. Soal kendaraan juga sudah ada, yaitu ambulan. Tinggal membelikan BBM dan untuk beli konsumsi dalam perjalanan saja,” pungkas Kades Rusdiana. (Apong/Jumaat)

Caption : Supiyah, penderita kanker ganas rahang mulut dan gondok saat disambangi media ini, Jumat (10/5/19).